muhardi's Profile on Ping.sg 
3:06 am - Friday May 24, 2013
Master Agent Betting

Kisah Presenter Farhan Terjebak di Afghanistan

Wednesday, 25 April 2012, 7:10 | Indonesia | 0 Comment | Read 301 Times
by gooddevi

Berita Artis, Apr 25 2012

Kisah Presenter Farhan Terjebak di Afghanistan

Farhan baru bisa menikmati tidur nyenyak setelah tiba di  Indonesia. Maklum, ia baru saja mengalami peristiwa menegangkan di Kabul, Afganistan. Ia terjebak serangan yang dilancarkan Taliban. Tak pelak penyiar radio itu, harus bersembunyi di bunker.

Di dalam bunker persembunyian, Farhan tidak sendirian. Ia bersama rekan-rekannya dari Indonesia. Mereka adalah Mosidik, Asep, dan Eka. Total ada sekitar 50 orang dari berbagai negara berada di bunker itu. Mereka panik dan ketakutan.

Dalam serangan tersebut Taliban sempat menguasai sebuah gedung di Kabul. Sayangnya, Farhan tak sempat mendokumentasikan peristiwa tersebut. “Jangankan mendokumentasikan. Buat foto-foto saja nggak boleh,” ucapnya, saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Sahabat Indy Barens itu, tidak bisa berbuat apa-apa. Yang dilakukannya memasrahkan nasibnya kepada Tuhan. Ia juga membaca ayat-ayat Alquran untuk menenangkan perasaannya yang tegang karena suasana baku tembak itu sangat mencekam.

“Saya pasrah, saya jadi lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah karena kondisinya mencekam. Lalu saya buka ipad dan membaca ayat-ayat Alquran,” terangnya.

Kisah Presenter Farhan Terjebak di Afghanistan

Kisah Presenter Farhan Terjebak di Afghanistan

Selama berada di dalam bunker di Kabul, Afganistan, presenter Farhan bersama rekan-rekannya selalu berdoa agar selamat dari baku tembak di depan hotel tempat mereka menginap. Untuk membunuh waktu, Farhan, Mosidik, Asep BS, dan Heka Irawan bermain pingpong di dalam bunker.

Farhan mengatakan saat itu tidak ada sinyal untuk berkomunikasi selain dengan menggunakan internet. Itu pun, kata Farhan, koneksi internet yang didapat tidak menentu. Makanya mereka secara bergantian menggunakan laptop untuk bisa memberi kabar kepada sanak saudara masing-masing.

“Komunikasi telepon terputus tapi email masih bisa. Alhamdulillah masih nyambung. Tapi kami gantian sama 50 orang asing lainnya. Grup sini satu laptop, grup sana satu laptop,” katanya.

Saat menunggu waktu giliran memakai laptop, Farhan bersama rekannya bermain pingpong. Selain meja dan sofa, di bunker itu juga disediakan meja pingpong dan meja biliard.

“Di sana ruangannya itu sekitar 12 kali 20 meter. Ada sofa sama meja. Biliard sama pingpong juga ada. Makanya kami sempat main pingpong,” ujarnya.

“Pas menunggu giliran dapet laptop kami main (pingpong) dulu. Ya supaya enggak tegang juga,” kata Heka.

Setelah baku tembak usai, Farhan dan orang-orang yang berada di bunker itu kemudian dijemput dengan pengamanan ketat. Masing-masing mengenakan rompi anti peluru untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.

Telepon Farhan terus menjerit. Segenap keluarga, teman, dan kolega menghubunginya untuk mengetahui kondisinya. “Kalau keluarga menanyakan keselamatan dan kepastian,” ucapnya.

Diketahui, Farhan berada di Afganistan terkait pembangunan kapasitas dalam rangka Colombo Plan, yang bekerja sama dengan Kementerian Antinarkoba di Afganistan.

(sumber: kabar24.com)

Kisah Presenter Farhan Terjebak di Afghanistan

.
Tagged with: , , , , ,

Leave a reply

Untuk Berlangganan Masukkan Email Anda:

You might also likeclose
Plugin from the creators of Brindes Personalizados :: More at Plulz Wordpress Plugins